
My site is worth$2,100.64Your website value?

Pencipta video berdurasi sekitar 7 menit itu adalah Matt Still asal Atlanta, Amerika Serikat. Diberi judul “Greatest Marriage Proposal EVER!!!” atau lamaran pernikahan terhebat, adegan di dalamnya memang cukup memukau.
Video tersebut awalnya memperlihatkan pacar Matt yang bernama Ginny Joiner duduk di bangku sebuah bioskop. Seperti biasa sebelum film dimulai, bioskop menampilkan sejumlah trailer film lain yang akan tayang.
Tiba-tiba, muncullah sebuah trailer film yang tampak asing. Adegannya menampilkan dua orang pria yang tidak kelihatan wajahnya saling bercakap-cakap.
Betapa terkejut Ginny setelah melihat bahwa kedua orang itu sesungguhnya adalah ayahnya dan pacaranya, Matt. Matt meminta izin pada si ayah untuk melamar Ginny.
Belum hilang kekagetannya, terlihat dalam adegan film Matt pergi menuju gedung bioskop di mana Ginny nonton. Dan pada adegan klimaks, Matt benar-benar muncul di hadapan Ginny untuk menyampaikan lamaran pernikahan.
“Kamu adalah segalanya bagiku. Maukah kamu menikah denganku?,” kata Matt sembari berlutut di hadapan Ginny, seperti dilansir CTV dan dikutip detikINET, Jumat (20/5/2011).
Ginny yang terharu tanpa pikir panjang menerima lamaran pacarnya, disambut tepuk tangan pengunjung bioskop lain yang sebagian ternyata adalah keluarganya sendiri. Video lamaran ini sekarang telah dilihat lebih dari 5 juta kali di YouTube.

Jembatan air Magdeburg adalah saluran air navigasi di Jerman yang menghubungkan Kanal Elbe-Havel ke kanal Mittelland dan memungkinkan kapal untuk menyeberang di atas Sungai Elbe setinggi 918 meter. Jembatan air Magdeburg adalah saluran air navigasi terpanjang di dunia.
Ada makhluk jahat bersembunyi di balik pasir. Namun ia tidak berhasil sepenuhnya ‘hilang’. Fotografer berhasil merekam sosoknya yang muncul di laut Indonesia.Fotografer laut Matt Oldfield sedang menyelam di Pulau Sengeang, Nusa Tenggara Barat, saat melihat makhluk whitemargin stargazer bersembunyi di dasar laut.
Ikan ini biasanya sulit ditemui karena berbaring di sekitar terumbu maupun dasar pantai kawasan tropis, misalnya Samudera Hindia, Samudera Pasifik dan Laut Merah.
Makhluk itu bersembunyi di balik pasir dan lumpur sepanjang waktu. Sosok ikan itu hanya terlihat dari mata yang menyeruak di balik pasir. Dengan seolah hilang, mangsa dapat dengan mudah ditangkap.
“Ini sangatlah kebetulan saat saya melihat matanya. Ia tampak terjebak dengan kepala di dalam pasir,” kata Oldfield, 40, asal Buckinghamshire, Inggris.
Stargazers aktif di malam hari dan gemar membenamkan tubuh di balik pasir. Selain memiliki sisik berduri keras dan tajam, hewan itu juga sering mengeluarkan racun yang bisa menyebabkan masalah serius.
Batu setinggi empat kaki ini layaknya batu biasa. Namun penduduk setempat mengklaim batu itu berharga karena menyelamatkan nyawa penduduk Aneyoshi saat tsunami Jepang.Tulisan terukir di batu itu berbunyi, “Dilarang membangun rumah Anda di bawah titik ini!”
Peringatan itu untuk menunjukkan bahaya bertempat tinggal di kawasan yang berisiko banjir dan tsunami. Penduduk desa yang berpaham tradisional juga mematuhi peringatan itu sehingga hanya 11 rumah dan 34 warga yang menggantungkan diri di titik geografis rawan tersebut.
Aneyoshi yang terletak di pegunungan perfektur Iwate merupakan wilayah rawan bencana alam nasional. Sekitar 300 kaki menurun dari tempat batu itu berada, terdapat garis biru. Garis inilah yang menjadi batas tertinggi air tsunami yaitu 127,6 kaki.
"Sebelumnya, batas air tertinggi men capai 123,3 kaki di tahun 1896. Batuan penanda tsunami memang dipercaya sepenuhnya oleh masyarakat Jepang untuk menghindari penderitaan yang dirasakan nenek moyang mereka," kata Itoko Kitahara, ahli bencana alam di Ritsumeikan University, Kyoto.
Batu Aneyoshi menginformasikan bahwa rumah di dataran tinggi bisa menjamin perdamaian dan kebahagiaan ‘keturunan Jepang’. Meskipun begitu,banyak pula warga desa yang mengabaikan peringatan yang tertulis di batu dan membangun rumah di dekat pantai. Ini merupakan kesalahan fatal.
“Seiring waktu, banyak orang melupakan batu tersebut, sampai tsunami lain muncul dan membunuh lebih dari 10.000 orang,” ujar ahli tsunami Fumio Yamashita.

Peneliti asal Jepang menemukan bakteri yang diproduksi oleh mulut manusia yang justru mampu mencegah pembentukan lubang di gigi.

Imagi pembuatan mobil berbahan serat tanaman buah ini adalah contoh inovasi teknologi nano. Jadi, serat tanaman ini dimanfaatkan sebagai campuran untuk memperkaya bahan plastik. Ilmuwan mengatakan, bahan plastik yang telah diperkaya dengan serat tanaman akan menjadi bahan yang super kuat.
Dr Alcides Leao dari Sao Paulo University, pengembang bahan ini, mengatakan pada American Chemical Society di Anaheim, California, "Karakteristik dari plastik (yang telah diperkaya serat tanaman) ini luar biasa. Bahannya ringan tapi sangat kuat. 30 persen lebih ringan dan 3 hingga 4 kali lebih kuat dari plastik biasa."
"Kami percaya, beberapa bagian mobil seperti dashboard, bemper dan panel samping, akan terbuat dari serat nano buah ini. Satu hal, bahan ini akan mengurangi berat mobil dan meningkatkan efisiensi bahan bakar," lanjut Leao seperti dikutip Daily Mail 28 Maret 2011.
Serat tanaman yang dipergunakan dalam proses ini adalah serat nano yang 50.000 unitnya saja hanya berdiameter sehelai rambut. Serat ini diperoleh dengan proses yang lebih kompleks dari serat tanaman biasa yang telah dimanfaatkan sebagai bahan baku kertas selama berabad-abad.
Dr Leao telah meneliti beragam serat tanaman untuk membuat material plastik yang lebih kuat, ringan dan ramah lingkungan. Berdasarkan hasil penelitiannya, bahan baku paling potensial sebagai pengaya plastik adalah daun dan batang nanas serta curaura, sejenis nanas yang tumbuh di Amerika Selatan.
Leao mengakui bahwa proses membuat material ini sangat mahal. Namun sebenarnya hanya dibutuhkan serat dalam jumlah sedikit saja untuk memperkaya plastik. Ia juga mengatakan bahwa ke depannya, material ini bahkan bisa dipakai untuk bahan baku spare part mobil lain.
"Sejauh ini, kita masih fokus dalam upaya menggantikan material mobil berbahan plastik. Tapi di masa depan kita mungkin bisa menggantikan spare part berbahan logam dengan serat nano ini," paparnya. Menurutnya, bahan ini bahkan bisa dipakai untuk aplikasi medis, seperti digunakan sebagai pembuat sendi artifisial.
Selain nanas, bahan baku lain yang bisa dimanfaatkan untuk membuat serat nano ini adalah serat pisang dan serat batok kelapa. Selain jadi lebih ringan dan kuat, dengan serat tanaman ini plastik akan lebih tahan panas dan bahan bakar yang tumpah.



Terisa Acevedo (24) terpaksa tinggal di tempat kerabatnya setelah kebakaran yang terjadi pada 23 Februari lalu. Pekan lalu, dia kembali ke bekas apartemennya karena pemilik apartemen memintanya mematikan alarm mobil di tepi jalan. Saat itu dia mendengar suara dari bekas rumahnya, mengangkat reruntuhan yang menutupi pintu, dan menemukan Lola.
Menurut Acevedo, anjing yang baru berusia satu tahun itu melompat ke pelukannya dan menitikkan air mata. Dokter hewan di Angell Animal Medical Center Boston mengatakan, anjing itu menemukan air dan sisa makanan untuk bertahan hidup. Mereka mengatakan, anjing berbulu hitam itu diharapkan segera pulih.

Alain, yang pernah memanjat The City Tower Jakarta setinggi 145 meter pada November 2008 itu, sempat menunda "pendakiannya" selama berjam-jam akibat terpaan angin kencang.
Alain Robert yang juga dikenal sebagai "Spider-Man" alias Manusia Laba-laba itu memerlukan waktu enam jam untuk memanjat bangunan lebih dari 160 lantai itu dengan menggunakan tambang dan pelana.
Namun, ia mengaku justru gugup karena upaya pencegahan kecelakaan yang berlebihan dan kerumunan orang untuk menyaksikan dia melakukan adegan berbahaya itu.
"Sesungguhnya ada tekanan sangat kuat terhadap diri saya. Sebab, saya tahu mereka telah memasang semuanya di sana, ini semua untuk saya. Ada jaring raksasa, tingginya 50 meter, panjang 30 meter. Saya tahu, setiap orang mau melihat saya. Jadi, itu sebenarnya agak—banyak—membuat stres," kata Robert sebelum memanjat Burj Khalifa.
Robert telah ditangkap beberapa kali di berbagai negara sebab pemerintah jarang memberi izin buat pemanjatannya yang berbahaya. Robert pertama kali memanjat gedung pada usia 12 tahun.
Itu ketika ia terkunci di apartemennya sehingga nekat memanjat bangunan delapan lantai tersebut ke satu jendela yang terbuka.

Film kartun "Sylvester dan Tweetie" yang menampilkan dua karakter kucing dan burung yang sering bertengkar ternyata bukan tanpa dasar. Orang sejak lama mungkin tahu bahwa burung dan kucing memang sulit akur seperti halnya kucing dan anjing. Namun, hasil penelitian terbaru menguatkan hal tersebut.Kucing bahkan ternyata merupakan salah satu hewan yang menjadi musuh utama burung. Misalnya kucing dengan burung kucing (catbird), jenis burung yang kicauannya mirip suara meongnya kucing. Hal tersebut terungkap dalam studi yang dipublikasikan di The Journal of Ornithology.
Adalah Peter Marra dari Smithsonian Conservation Biology Institute yang mengungkap hal tersebut. Ia mengetahuinya setelah melakukan survei pada catbird dan kucing di wilayah suburban Washington, Amerika Serikat.
"Kucing termasuk sangat berpengaruh dalam hal ancaman pada burung. Mereka adalah kekuatan tangguh untuk mengalahkan atau mengusir spesies burung," ungkap Marra pada harian The New York Times.
Berdasarkan data Smithsonian Institution, hampir 80 persen burung terbunuh oleh predator dan kucing bertanggung jawab terhadap 47 persen dari jumlah kematian burung tersebut. Kematian tergolong tinggi di pemukiman yang padat populasi kucingnya.
American Bird Conservacy memperkirakan, sejumlah 500 juta burung terbunuh oleh kucing. Pimpinan organisasi itu Darin Schroeder mengatakan, "Saya harap kita mulai meminimalkan dampak kucing terhadap lingkungan dan mulai serius melihat kasus predasi kucing."
Jumlah kematian burung oleh kucing ini lebih besar dibanding jumlah kematian oleh kincir angin. Berdasarkan data US Fish and Wildlife Service, diketahui 440.000 burung terbunuh akibat kincir angin. Tentang masalah ancaman kincir angin, para ahli konservasi mengatakan bahwa mereka sebenarnya menyambut baik kincir sebagai pembangkit energi. Namun, mereka mengusulkan adanya kincir yang "smart" sehingga tak membahayakan burung.
Makhluk yang disebut ikan malaikat direkam ilmuwan biologi kelautan Alexander Semenov di Laut Putih, sebuah wilayah laut Arktik. Ia berhasil menjepret kupu-kupu laut, jenis siput laut yang memiliki 2 bentukan semacam sayap yang tumbuh ke bawah. Hewan berwarna coklat kemerahan itu menggunakan struktur seperti sayap itu untuk membantunya berenang.
Semenov juga berhasil mengabadikan seekor cacing laut yang bergerak menggunakan bulu serta cacing laut yang bisa memproduksi cahaya. Jenis cacing laut terakhir tergolong dalam jenis cacing bersegmen, memiliki struktur serupa kaki yang membantu bergerak
Selain itu, ia juga menemukan hewan lunak tak bercangkang, hydrozoa, ikan malaikat dan ragworm. Yang terunik, ia menemukan hewan sebangsa udang berwarna merah muda yang tampaknya adalah seekor pejantan.
"Ini adalah tempat yang unik untuk para ahli biologi kelautan. Pertama kali saya menyelam, saya sungguh terkejut. Laut Putih menunjukkan dunia lain dengan aliennya sendiri, beberapa sangat mengagumkan," kata Semenov tentang Laut Putih seperti dilansir situs the Daily Mail.
Semenov mengatakan, kebanyakan makhluk di Laut Putih itu hanya dikenal oleh beberapa pakar biologi kelautan saja. Terletak di wilayah terpencil, beberapa makhluk bahkan tak bisa dilihat dengan mata telanjang karena sangat kecil ukurannya.
Laut Putih, tempat foto-foto Semenov diambil, merupakan sebuah wilayah terpencil yang hampir tak terjamah. Terletak di wilayah Atlantik utara, di wilayah ini para penyelam bisa melihat hingga kedalaman 40 meter.
Di dekat Laut Putih, Semenov mendirikan White Sea Biological Station. Berlokasi di desa terdekat, stasiun tersebut menjadi pusat penelitian sekaligus pendidikan. Salah satu tujuannya adalah mempelajari kekayaan biota Laut Putih.


Proses pengeringannya terjadi secara alamiah sejak terjadi peristiwa gempa dahsyat yang melanda Kerinci pada 1995.
Danau itu hanya sedikit sempat berair seperti sawah kalau terjadi hujan lebat di kawasan itu. Menurut Adam, dulunya di danau itu hidup berbagai jenis ikan air payau seperti ikan puyu atau betok yang mendominasi, ada juga ikan sepat, mujuk dan gabus, limbat dan belut.
Selain itu, danau itu dulunya menjadi tempat tinggalnya koloni burung belibis yang merupakan burung imigran yang melintasi Tanah Air setiap pergantian musim panas ke musim dingin di belahan selatan atau utara bumi. Kedatangan koloni burung belibis yang menyerupai bebek bertubuh mungil dan berwarna bulu menarik hijau dan lurik-lurik itu menjadi pesona wisata tersendiri bagi masayrakat setempat setiap akhir pekan, khususnya bagi anak-anak dari desa di sekitarnya, ujar Adam.
Danau kecil itu juga menjadi habitat alami bagi burung rawa lokal seperti ruwak-ruwak dan puyuh, kehadiran burung-burung itu menjadikan danau itu sebagai arena rekreasi warga, tempat pemancingan alami, dan arena permaianan rakit bambu dan batang pisang serta kolam renang alami.
Bahkan bagi kalangan tertentu danau itu sulunya sering dijadikan sebagai arena latihan atau praktek menembak oleh mereka yang memiliki senapan angin. Keberadaan senapan angin itu juga salah satu faktor yang menyebabkan larinya burung-burung belibis itu, ujarnya.
Penyu dikenal dengan kemampuannya mengarungi lautan luas untuk mencari makan hingga lokasi meletakkan telur. Namun, sejauh apakah bayi penyu mampu mengarungi lautan? Observasi para ilmuwan berhasil menguak bahwa dalam 70 hari, bayi penyu mampu mengarungi lautan sejauh 7.250 kilometer atau setara dengan jarak London ke Mumbai.Jeanette Wyneken dan Kate Mansfield dari Florida Atlantic University adalah dua ilmuwan yang melakukan observasi tersebut. Dalam mengamati, mereka menggunakan perangkat pemantau yang dikontrol lewat satelit dan ditempelkan di cangkang bayi penyu tempayan (Caretta caretta). Sejumlah 17 bayi penyu berusia 4 hingga 6 bulan digunakan dalam observasi ini.
Wyneken dalam wawancaranya dengan Daily Mail mengungkapkan, "Ini adalah kali pertama bayi penyu umur 4 bulan direkam dan dideteksi pergerakannya dengan satelit. Sebelumnya, kita tidak pernah tahu apa yang dilakukan bayi penyu begitu mereka meninggalkan cangkang telurnya di pantai dan mulai mengarungi lautan."
Dari observasi, ilmuwan berhasil mengetahui berbagai hal, misalnya tentang pergerakannya. "Penyu memiliki gerakan yang bervariasi, lebih dari yang kita harapkan. Mereka melakukan lebih dari sekadar gerakan mengayuh di kedalaman air dan meluncur di arus." Wyneken dan rekannya mengaku sangat senang dengan hasil observasinya.
Bayi penyu tempayan yang digunakan dalam observasi ini diambil dari pantai Florida. Wyneken dan rekannya melepaskan penyu dari wilayah 10 mil dari Palm Beach. Saat ditimbang, penyu-penyu itu hanya memiliki berat rata-rata 300 gram. Wyneken mengaku, ia harus berhati-hati agar penyu tak terganggu dengan alat yang terpasang di badannya.
Observasi ini didanai oleh University of New Hampshire's Large Pelagics Research Center, Save Our Seas Foundation, Disney Worldwide Conservation Fund, dan Florida Sea Turtle Licence Plate Grants Program. Salah satu tujuan dari observasi ini adalah mengetahui habitat penting dalam hidup penyu sehingga mampu membantu upaya konservasinya.
"Pertanyaannya adalah satu sejarah alam yang paling mendasar. Ke mana mereka pergi? Untuk berapa lama dan apa risiko yang menghadangnya? Jika Anda tak tahu di mana mereka berada dan tempat macam apa yang mereka kunjungi, maka akan sangat sulit untuk mengupayakan perlindungan. Kalau Anda tak tahu informasi ini, Anda bertaruh dengan metode yang Anda gunakan untuk melindungi dan mengupayakan kesintasannya," kata Wyneken.
Para ilmuwan mengatakan, lele yang ditemukan memiliki tampakan luar berwarna krem dengan bintik-bintik, persis kulit jaguar. Karena kemiripan itu, lele jaguar ini kemudian dinamai Stenolicnus ix. Dalam bahasa Maya, "ix" adalah kata yang merujuk pada spesies jaguar.
Stenolicnus ix memiliki perbedaan menonjol dengan hewan lain pada genus yang sama. Spesies ini memiliki panjang nasal barbel yang berbeda dari spesies lain segenus. Nasal barbel adalah organ taktil yang memanjang dari mulut, berwujud mirip kumis kucing.
Spesies ini ditemukan dalam rangkaian ekspedisi di wilayah hutan Amazon bagian utara, Para, Brazilia, wilayah hutan hujan tropis yang mencakup area seluas 4 hektar. Ilmuwan menemukan ketika mengeksplorasi dasar Sungai Curua, menyaring pasir dan sampah daun dengan memakai jaring kecil.
"Ikan ini kami temukan ketika kita akan menyelesaikan penelitian di danau kecil. Spesiesnya sangat kecil karenanya sangat sulit ditemukan. Itulah sebabnya kami hanya mengambil satu sampel," kata Wolmar Wosiack, peneliti dan kurator koleksi ichtyologi di Emilio Goeldi Museum, Para.
Selain lele berkulit jaguar ini, terdapat 15 spesies lainnya yang juga ditemukan di perairan yang sama selebar 5 meter dengan kedalaman 1 meter. Wosiack menemukannya bersama rekannya, Daniel Coutinho, dari Federal University Para dan dan Luciano Montag, mahasiswa pascasarjana di universitas tersebut.
Ekspedisi ini diorganisasi oleh Emilio Goeldi Museum dan Conservation International Brazilia. Ekspedisi dilakukan pada tahun 2008 dan melibatkan 30 ilmuwan, dipimpin oleh Alexandro Aleixo, peneliti dan kurator koleksi burung Museum Goeldi. Eksplorasi dilakukan di wilayah hutan seluas 12 juta hektar.



