Hallo Teman-teman Semua Apa Kabarnya? Kunjungi terus dan Tinggalkan Komentar membangun yia di Blog Aku! :) :)

BUMI MANUSIA

SINOPSIS

Roman Tetralogi baru mengambil latarbelakang dan cikalbakal nation Indonesia Di awal abad ke-20. Dengan membacanya waktu kita dibalikkan sedemiikian rupa dan hidup di era membibitnya pergerakan nasional mula-mula, juga pertauan rasa, kegamangan jiwa, percintaan, dan pertarungan kekuatan anonim para srikandi yang mengawal penyemaian bangunan nasional yang kemudian kelak melahirkan Indonesia modern.

Roman bagian pertama; Bumi Manusia, sebagai periode penyemaian dan kegelisahan dimana Minke sebagai aktor sekaligus kreator adalah manusia berdarah priyayi yang semampu mungkin keluar dari kepompong kejawaannya menuju manusia yang bebas dan merdeka, di sudut lain membelah jiwa ke-Eropa-an yang menjadi simbol dan kiblat dari ketinggian pengetahuan dan peradaban.

Pram menggambarkan sebuah adegan antara Minke dengan ayahnya yang sangat sentimentil: Aku mengangkat sembah sebagaimana biasa aku lihat dilakukan punggawa terhadap kakekku dan nenekku, dan orangtuaku, waktu lebaran. Dan yang sekarang tak juga kuturunkan sebelum Bupati itu duduk enak di tempatnya. Dalam mengangkat sembah serasa hilang seluruh ilmu dan pengetahuan yang kupelajari tahun demi tahun belakangan ini. Hilang indahnya dunia sebagaimana dijanjikan oleh kemajuan ilmu...Sembah pengagungan pada leluhur dan pembesr melalui perendahan dan penghinaan diri! Sampai sedatar tanah kalau mungkin! Uh,anak-cucuku tak kurelakan menjalani kehinaan ini.

`Kita kalah, Ma, `bisikku.
`Kita telah melawan, Nak, Nyo, sebaik-baiknnya, sehormat-hormatnya.`


0 komentar:

Posting Komentar